Sebagai bentuk usaha menjaga rasa cinta terhadap budaya tanah air kita, tepat di Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober 2026 yang lalu, Smagas kembali menginstruksikan untuk mengenakan batik nasional bagi guru dan staff maupun siswa secara keseluruhan.
Setiap tahun siswa Smagas selalu antusias untuk mengenakan batik nasional milik mereka masing-masing. Siswa jadi terlihat lebih dewasa, berwibawa, dan tentu saja lebih gagah dan ayu.
Batik merupakan karya seni yang selalu terjaga nilai estetiknya. Batik tidak monoton, tidak takut bermain warna, namun jg bisa disajikan dengan sederhana. Melihat bagaimana batik menjadi pilihan yang istimewa dalam berbusana, tentu saja membuat batik akan memiliki daya tahan kelestarian yang luar biasa.